Berita Popular
Ribuan Foto Hot Selir Raja Thailand Bocor
MIMBARPUBLIK.COM, Bangkok- Jangan menyimpan foto hot di hape, karena mudah diretas siapapun. Kali ini sebanyak 1.450 foto milik Sineenat Wongvajirpakdi, selir resmi Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (Rama X), bocor ke wartawan. Sebagian besar adalah foto selfie (swafoto) yang eksplisit secara seksual, yang mungkin telah dikirimkan ke raja.
Jurnalis Andrew MacGregor Marshall, yang berspesialisasi dalam politik Thailand, mengatakan bahwa pada Agustus 2020 ia menerima kartu SD yang berisi 1.450 foto dari tiga iPhone yang sebelumnya dimiliki Sineenat. Menurut Marshall, sebagian besar konten foto itu merupakan gambar intim.
Euro Weekly News pada Rabu (25/11/2020) melaporkan Marshall telah menjelaskan di Twitter bahwa foto-foto itu diterima tak lama setelah Sineenat dibebaskan dari penjara wanita Bangkok, di mana dia menghabiskan sembilan bulan, gelarnya dipulihkan dan dia pergi untuk bergabung dengan Raja Rama X di Jerman.
Polres Tanah Karo Tangkap Seorang Pelaku Penyalah Guna Narkoba
Bisnis Prostitusi Menjamur di Kota Palangkaraya
Polres Tanah Karo Grebek Tempat Perjudian Dadu Kopiok di Simpang Jandi Meriah Karo
Judi Togel Beroperasi Mulus dan Lancar Sampai ke Desa-Desa di Tanah Karo
Pilihan Editor
Muhammad Andri “Peran Karang Taruna Dalam Membangun Desa”
Aplikasi TikTok Khusus China Lindungi Pengguna Dibawah 14 Tahun
MIMBARPUBLIK.COM, Jakarta - Aplikasi video pendek dari China yaitu Douyin yang bisa dibilang juga sebagai TikTok khusus di Negeri Tirai Bambu itu mengumumkan pembaruan aplikasinya dengan menyiapkan "youth mode" untuk pengguna di bawah berusia 14 tahun.
Pembaruan tersebut dimaksudkan agar para generasi muda dapat terlindungi dari konten-konten yang tidak pantas.
Mengutip Reuters, Minggu, dalam "Youth Mode" di aplikasi TikTok versi China, pengguna dengan usia 14 tahun ke bawah hanya dapat mengakses aplikasi selama 40 menit sehari dan hanya biaa melakukannya di rentang durasi 6 pagi hingga 10 malam.
Teras Narang: Pendidikan di Papua Mulai Tunjukkan Perbaikan
Dua Raksasa Media Sosial Hapus Ribuan Komentar Rasis yang Ditujukan Kepada Anggota Timnas Inggris
MIMBARPUBLIK.COM, Jakarta - Facebook dan Twitter menyatakan akan berusaha keras menghapus komentar rasis yang ditujukan kepada anggota tim sepak bola Inggris menyusul kekalahan menyesakkan dalam final Euro 2020.
Dua raksasa media sosial AS itu berikrar menghapus konten rasis dan kebencian yang telah memicu kecaman dari para pemimpin politik Inggris.
Langkah itu muncul setelah ada rangkaian pesan kasar di Twitter dan Instagram yang dimiliki Facebook yang ditujukan kepada Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka, tiga pemain yang gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti melawan Italia tersebut.










