Pengurus Petanque Indonesia Kabupaten Siak Resmi Dilantik

Ketphoto : Pengurus dan Atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Siak periode 2021 - 2025 Sumber : dhrm

MIMBARPUBLIK.COM, Siak- Pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Siak periode 2021– 2025 resmi dikukuhkan oleh Ketua FOPI Provinsi Riau DR.Zainur,M.Pd, pengukuhan bertempat di Gedung Maharatu Siak Sri Indrapura Kabupaten Siak.Rabu, 06/07/2022.

Ketua Umum FOPI Provinsi Riau, DR.
Zainur,M.Pd, mengatakan kedepannya para pengurus FOPI Kabupaten Siak mesti memberikan konstribusi kepada pemerintah kabupaten Siak dan KONI Kabupaten Siak dalam bidang olahraga Petanque dan berusaha maksimal bersama pengurus melahirkan atlet-atlet berprestasi serta melakukan sosialisasi dan edukasi tentang olahraga Pentanque yang berasal dari negara Perancis ini.

“Kami akan terus melakukan pembinaan kepada atlet-atlet Petanque, dalam rangka persiapan menghadapi Porprov 2022 mendatang di Kabupaten Kuantan Singingi, sejumlah persiapan kami telah susun, salah satunya melakukan kegiatan pemantapan atlet Petanque ”, jelasnya.

Untuk diketahui, Petanque (dibaca petang), permainan bola besi ini awalnya merupakan olahraga tradisional di Prancis yang berakar dari budaya Yunani Kuno. Pétanque mulai dimainkan secara modern pada tahun 1907 dan Indonesia mulai resmi mengenal cabor ini ketika menjadi tuan rumah Sea Games 2011.

Baru pada tahun 2011 ketika Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games ke-26 di Jakarta – Palembang, petanque menjadi olahraga wajib. Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan melalui KONI Provinsi Sumatra Selatan, menunjuk Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi untuk mengrmban amanah yang diberikan untuk membentuk wadah olahraga ini sekaligus mencari calon calon atlet untuk SEA GAMES 2011 di Palembang. Maka Perusahaan Daerah Pertambangan Dan Energi atau dikenal dengan sebut PDPDE membentuk Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) pada tanggal 11 Maret 2011 dan membiayai kegiatan kegiatan FOPI untuk SEA GAMES 2011.

Hasil SEA Games XXVI/2011 di Palembang tersebut maka berdirilah pada Lapangan petanque berstandar internasional di area Jakabaring Sport City Palembang dengan kekuatan 9 lane pertandingan dan 22 lane latihan dilengkapi dengan stadium penonton dan lampu penerangan disekeliling lapangan.

Petanque dimainkan dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang diletakkan di depan pemain sebagai sasaran dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di rerumputan, pasir, atau permukaan tanah lain. Olahraga ini bisa dilakukan secara individu maupun beregu.

Pada tahun 2012 pasca SEA GAMES 2011, FOPI mulai mensosialisasikan olahraga Petanque ke Kampus kampus yang memiliki program studi olahraga di 5 Provinsi yakni Bali,Yogyakarta, Riau, Bandung Jawa Barat, Jakarta dan Surabaya Jawa Timur. Selanjutnya tonggak sosialisasi yang telah dibentuk diteruskan oleh Universitas Negeri Jakarta sehingga olahraga ini hingga sekarang telah meluas dan berhasil dikembangkan di seluruh Indonesia.

Ketua Umum FOPI Kabupaten Siak, Tarmizi,S.Sos
“Alhamdulillah, FOPI Kab.Siak mengutus Atlet pada Porprov 2022 di Kuansing, untuk itu kami mohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Siak ” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Siak yang diwakili Asisten III, Drs. Jamaludin mengucapkan selamat atas pelantikan FOPI Kabupaten Siak sekaligus memberikan apresiasi kepada pengurus.

” Tahniah kepada pengurus yang sudah dilantik agar dapat menjalankan program merekrut dan membina para atlet yang berpotensi,.”

Pelantikan ini turut dihadiri Dinas Pemuda Kab.Siak, Camat Kec.Siak dan para Ketua Cabang Olah Raga dibawah naungan KONI Kabupaten Siak.(dharma)

Review us!