Tag: Cairo International Fair 2021
Berita Popular
Ribuan Foto Hot Selir Raja Thailand Bocor
MIMBARPUBLIK.COM, Bangkok- Jangan menyimpan foto hot di hape, karena mudah diretas siapapun. Kali ini sebanyak 1.450 foto milik Sineenat Wongvajirpakdi, selir resmi Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (Rama X), bocor ke wartawan. Sebagian besar adalah foto selfie (swafoto) yang eksplisit secara seksual, yang mungkin telah dikirimkan ke raja.
Jurnalis Andrew MacGregor Marshall, yang berspesialisasi dalam politik Thailand, mengatakan bahwa pada Agustus 2020 ia menerima kartu SD yang berisi 1.450 foto dari tiga iPhone yang sebelumnya dimiliki Sineenat. Menurut Marshall, sebagian besar konten foto itu merupakan gambar intim.
Euro Weekly News pada Rabu (25/11/2020) melaporkan Marshall telah menjelaskan di Twitter bahwa foto-foto itu diterima tak lama setelah Sineenat dibebaskan dari penjara wanita Bangkok, di mana dia menghabiskan sembilan bulan, gelarnya dipulihkan dan dia pergi untuk bergabung dengan Raja Rama X di Jerman.
Polres Tanah Karo Tangkap Seorang Pelaku Penyalah Guna Narkoba
Bisnis Prostitusi Menjamur di Kota Palangkaraya
Polres Tanah Karo Grebek Tempat Perjudian Dadu Kopiok di Simpang Jandi Meriah Karo
Judi Togel Beroperasi Mulus dan Lancar Sampai ke Desa-Desa di Tanah Karo
Pilihan Editor
Kalahkan Fulham , Manchester United Kembali ke Puncak Klasemen
MIMBARPUBLIK.COM, Jakarta -Paul Pogba membawa 'Setan Merah' menang 2-1 setelah duel ketat lawan Fulham
Pertandingan Fulham vs Manchester United di Craven Cottage, Kamis (21/1/2021) dini hari WIB berjalan ketat. Tuan rumah unggul di lima menit pertama lewat Ademola Lookman.
MU menyamakan kedudukan lewat Edinson Cavani di menit ke-21. Babak pertama tuntas sama kuat 1-1.
Gelar Buka Puasa Bersama, Tokoh Masyarakat Teluk Sebung Bahas Pembangunan Jalan
Soal Pemberitaan oleh Beberapa Media Online, Ini Kata Humas Bea Cukai Batam
Jaksa Agung AS Tuduh Facebook Inc dan Twitter Terlalu Sedikit Hentikan Orang yang...
MIMBARPUBLIK.COM, Jakarta Jaksa Agung untuk 12 negara bagian AS, Rabu (24/3), menuduh Facebook Inc dan Twitter Inc berbuat terlalu sedikit untuk menghentikan orang-orang yang menggunakan platform mereka untuk menyebarkan informasi palsu bahwa vaksin virus corona tidak aman.
Dalam sebuah surat kepada Kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg dan CEO Twitter Jack Dorsey, para jaksa agung dari Partai Demokrat itu mengatakan "anti-vaxxers" (kelompok orang tak percaya vaksin) yang tidak memiliki keahlian medis dan sering dimotivasi oleh keuntungan finansial telah menggunakan platform tersebut untuk mengecilkan bahaya COVID-19 dan membesar-besarkan risiko vaksinasi.
Dilansir Reuters, Kamis, mereka meminta kedua perusahaan untuk menegakkan pedoman komunitas mereka sendiri dengan menghapus atau menandai kesalahan informasi vaksin.










